MENCARI CALON PEMIMPIN MELALUI LDK OSIS

On 2017-09-22 Posted by Dio  |  Dikunjungi (43)  |  Comments (0)

Akhir pekan lalu tepatnya pada tanggal 8-10 September 2017, SMP Negeri 2 Purwokerto mengadakan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) bagi calon pengurus OSIS. Program LDK merupakan program tahunan yang wajib diikuti oleh setiap calon pengurus OSIS yang baru. Kali ini program tersebut dilaksanakan tiga hari dalam dua sesi kegiatan yaitu outdoor dan indoor. Kegiatan outdoor dilaksanakan di Baturaden Advenrure Forest (BAF) pada hari Jumat (8/9) pukul 08.00-17.00 WIB. Kegiatan ini diawali dengan pembukaan yang langsung dibuka oleh Bapak Kepala Sekolah H.M. Djohar, M.Pd. Pada sesi kegiatan outdoor ini kepala sekolah menyampaikan materi yang diberi istilah Sekolah Alam, karena materi diberikan dilingkungan terbuka. Setelah itu sesi indoor dilaksanakan disekolah mulai hari Sabtu pukul 07.30 s.d. pukul 22.00 WIB selanjutnya dilanjutkan pada Minggu (9/9) dengan kegiatan penyampaian berbagai materi bagi anggota OSIS baru. Melalui LDK ini, diharapkan dapat menjaring siswa-siswa yang memang memiliki bakat leadership (kepemimpinan) untuk masa depan (leader for future) serta mandiri yang nantinya akan dijadikan sebagai bakal calon penerus ketua OSIS Spendha berikutnya. Panitia LDK terdiri dari kelas IX yang menjadi anggota OSIS dengan dibantu para guru pembimbing diantaranya Pak Bambang, Pak Pardjo, Pak Qoyum dan Ibu Asri. Menurut Ibu Asri selaku salah satu Pembina OSIS “Tujuan diadakan kegiatan LDK ini yaitu untuk melahirkan calon pemimpin baru yang lebih baik, tangguh dan visioner”. Pembekalan LDK dilaksanakan sekaligus untuk menyaring bakal pasangan calon Ketua OSIS dan wakilnya. Paslon yang terpilih ada tiga yaitu Wiwaksa Waskita dan Farrah Fatikha sebagai paslon 1, Daiva Abyuda dan Mawaddatul (paslon 2), serta Ade Raihan dan Nauly Nabasae (paslon 3). Pemilihan ketua OSIS dilaksanakan pada hari Jumat (15/09/2017) mulai Pukul 08.00-selesai. Pelaksanaan diawali dengan pengenalan dan orasi setiap paslon untuk menyampaikan program kerjanya dihadapan seluruh siswa, kemudian diikuti pemilihan bagi siswa, guru dan karyawan. Pemilu dilaksanakan secara demokratis dan tertib dengan mengadopsi sistem KPU, di mana setiap pemilih dibetikan kertas suara yang berisi nomor urut dan foto paslon. Pemilih dapat memebrikan hak suaranya dengan cara mencoblos nomor maupun foto paslon. Kemudian untuk menghindari adanya pemilih ganda maka setiap pemilih yang telah memberikan hak suaranya diwajibkan mencelupkan jari pada tinta. Setelah dilakukan penghitungan suara dapat diketahui bahwa paslon nomor satu menang mutlak dengan perolehan suara untuk setiap TPS melihi 100 suara. Selamat kepada Wiwaksa Waskita dan Farrah Fatikha sebagai Ketua dan Wakil Osis baru periode 2017-2018.



KOMENTAR :


Tuliskan komentar anda :

Alamat E-mail

Komentar

 

kembali