SMPN 2 PURWOKERTO MENGADAKAN PENGIMBASAN SEKOLAH RUJUKAN KE TUJUH SMP LAINNYA

On 2017-12-07 Posted by Dio Alif Nugroho  |  Dikunjungi (18)  |  Comments (0)

SMP Negeri 2 Purwokerto merupakan sekolah rujukan yang dipilih oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk tingkat SMP di kabupaten Banyumas tahun 2017. Pada hari Rabu dan Kamis (05-06/12) diadakan pengimbasan ke tujuh sekolah terpilih yaitu SMPN 1, SMPN2 , SMPN 3, SMPN 6, SMPN 8 Purwokerto, SMP Muhammadiyah 1 Purwokerto, SMP Gunugjati 1 Purwokerto dan SMP Susteran. Ketujuh sekolah tersebut dipilih karena dianggap mampu dalam pengembangan menjadi sekolah rujukan nantinya. Acara yang diadakan di SMPN 2 Purwokerto digelar mulai Pukul 09.00-15.00 WIB. Pada hari pertama Rabu (05/12) setiap sekolah yang ditunjuk mengirimkan wakil sebanyak empat s.d lima orang dengan perwakilan yang hadir dari berbagai bidang seperti kurikulum, sarana dan prasarana, kesiswaan beserta Kepala Sekolah masing-masing. Acara dimulai dengan menyanyikan lagu Nasional diikuti Mars Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) bersama-sama. Materi pertama disampaikan langsung oleh Kepala SMPN 2 Purwokerto Drs. M. Djohar, M.Pd tentang program-program unggulan sekolah dilanjutkan sesi tanya jawab. Materi kedu disampaikan oleh Waryanto, S.Pd berkaitan tentang pembuatan soal online yang bisa digunakan sebagai bahan latihan maupun ulangan harian berbasis komputer untuk para siswa melalui website https://belajar.kemdikbud.go.id dilanjutkan dengan latihan bersama. Pada hari kedua atau Kamis (06/12) giliran perwakilan dari guru-guru BK dan mata pelajaran UN seperti Bahasa Indonesia, IPA, Matematika dan Bahasa Inggris yang hadir memenuhi acara pengimbasan sekolah rujukan. Kegiatan tersebut bertempat diruang Information Communication Technology (ICT), laboratorium IPA dan aula. Dalam acara tersebut, guru-guru Spendha menjadi tutor untuk guru dari masing-masing perwakilan sekolah. Menurut Pak Waryanto,S.Pd selaku pemateri, “pengimbasan ini bertujuan sebagai ajang berbagi ilmu kepada sekolah lainnya, sehingga nantinya sekolah lain dapat mengajukan diri untuk berkembang menjadi sekolah rujukan tentunya”.



KOMENTAR :


Tuliskan komentar anda :

Alamat E-mail

Komentar

 

kembali